PROFIL PRESKRIPSI DIARE NON-SPESIFIK (A.09)
DI PUSKESMAS CIMAHI SELATAN
PERIODE JANUARI – MARET 2014

Dublin Core

Title

PROFIL PRESKRIPSI DIARE NON-SPESIFIK (A.09)
DI PUSKESMAS CIMAHI SELATAN
PERIODE JANUARI – MARET 2014

Subject

profil preskripsi, diare non-spesifik, antibiotik, oralit, zink

Description

Diare adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali perhari dengan konsistensi cair dan berlangsung kurang dari 7 hari. Diare menjadi masalah di seluruh dunia karena angka kesakitan dan kematian yang masih tinggi. Di Indonesia, angka kejadian diare adalah 3,5% dengan Jawa Barat di urutan ke-22 (3,9%). Diare non-spesifik adalah diare tanpa lendir atau darah yang tidak boleh diterapi menggunakan antibiotik. Menurut data laporan tahunan Puskesmas Cimahi Selatan tahun 2013, diare menempati urutan keenam penyakit terbanyak dengan 1382 jumlah kasus. Atas dasar inilah dilakukan penelitian tentang profil preksripsi diare non-spesifik di Puskesmas Cimahi Selatan. Penelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan secara retrospektif terhadap semua resep dengan diagnosis tunggal diare non-spesifik dengan kode penyakit A.09 menurut International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems edisi 10 (ICD-10) selama periode Januari–Maret 2014 dengan metode sampling jenuh dan diperoleh 134 resep sampel. Hal yang dievaluasi adalah penggunaan antibiotik, oralit, dan zink pada preskripsi diare non-spesifik, sesuai dengan Pedoman Tatalaksana Diare yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dari penelitian didapatkan 10 resep diare non-spesifik dengan kode A.09 yang menggunakan antibiotik dengan proporsi 7,46%. Selain itu didapatkan pula data preskripsi diare non-spesifik yang menggunakan zink saja (8,96%), oralit saja (35,07%), zink dan oralit (51,49%), tanpa zink dan oralit (4,48%), serta obat lain yang terdapat dalam preskripsi diare non-spesifik, baik obat antidiare lain yang tidak termasuk kedalam pedoman tatalaksana diare maupun obat golongan lain yang digunakan sebagai terapi simptomatik untuk berbagai keluhan yang menyertai diare.

Creator

Azizah Widiarni Putri- P.17335111003

Publisher

Poltekkes Jurusan Farmasi Bandung

Date

Bandung, Juni 2014