PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TANPA RESEP
DOKTER PADA MASYARAKAT YANG BERKUNJUNG KE
PUSKESMAS KATAPANG KABUPATEN BANDUNG

Dublin Core

Title

PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TANPA RESEP
DOKTER PADA MASYARAKAT YANG BERKUNJUNG KE
PUSKESMAS KATAPANG KABUPATEN BANDUNG

Subject

antibiotik, tanpa resep, Puskesmas Katapang Kabupaten Bandung 2016

Description

Penyakit infeksi masih menjadi penyebab utama angka kesakitan dan kematian. Antibiotik banyak diresepkan untuk mengobati penyakit infeksi. Penggunaan antibiotik tanpa resep dokter yang tidak tepat, menjadi penyebab terjadinya resistensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotik tanpa resep dokter pada masyarakat di Puskesmas Katapang Kabupaten Bandung. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil dengan cara Quota Sampling dengan menggunakan kuesioner yang tervalidasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 280 responden di Puskesmas Katapang Kabupaten Bandung, yang menggunakan antibiotik tanpa resep dokter terdiri dari 149 (53,2%) orang wanita dan 131 (46,8%) orang pria, kelompok umur 36-55 tahun sebanyak 129 (46,1%) orang dan 17-35 tahun sebanyak 107 (38,2%) orang, tingkat pendidikan lulusan SMA sebanyak 129 (46,1%) orang dan lulusan SMP sebanyak 71 (25,4%) orang, status pekerjaan sebagai ibu rumah tangga/tidak bekerja sebanyak 127 (45,4%) orang dan pekerja lepas sebanyak 74 (26,4%) orang. Jenis antibiotik yang digunakan adalah amoksisilin dan siprofloksasin. Alasan penggunaan antibiotik tanpa resep dokter adalah berdasarkan pengalaman kesembuhan sebelumnya, hemat waktu serta lebih praktis. Gejala yang paling banyak diobati dengan antibiotik adalah sakit dan nyeri, batuk dan pilek. Lama penggunaan antibiotik yang dipilih adalah selama 3-6 hari/hingga antibiotik habis dan tepat setelah gejala sakit hilang. Sarana mendapatkan antibiotik tanpa resep dokter yang dipilih adalah apotek.

Creator

DINI NUPIA FITRIANI
P17335113055

Publisher

Poltekkes Jurusan Farmasi Bandung

Date

Bandung, 14 Juni 2016