GAMBARAN POLA PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN PADA PASIEN DENGAN SKABIES DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUD CIBABAT CIMAHI TAHUN 2017

Dublin Core

Title

GAMBARAN POLA PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN PADA PASIEN DENGAN SKABIES DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUD CIBABAT CIMAHI TAHUN 2017

Subject

Personal hygiene, sanitasi lungkungan, skabies

Description

Data Kementerian Kesehatan RI 2013, penderita skabies di Jawa Barat tahun 2012 mencapai 2941orang. Menurut Profil Kesehatan Cimahi tahun 2014 jumlah penderita skabies sebanyak 624 pasien. Dalam data rekam medik RSUD Cibabat tahun 2016 penderita skabies sebanyak 664 pasien yang merupakan penyakit kulit nomor satu di RSUD Cibabat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pola personal hygiene dan sanitasi lingkungan pada pasien skabies di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Cibabat Cimahi. Pola personal hygiene mencakup kebersihan pakaian,kulit, tangan dan kuku, handuk, tempat tidur dan seprai. Sanitasi lingkungan meliputi ventilasi, kepadatan, dan pencahayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah survey deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 responden dari jumlah populasi sebanyak 664 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar kuesioner dengan 24 pertanyaan. Pengolahan data dilakukan dengan komputer menggunakan uji statistik dengan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan personal hygiene kurang baik sebanyak 7,5% atau 3 responden, kategori cukup sebanyak 67,5% atau 27 responden dan kategori baik sebanyak 25% atau 10 responden. Sedangkan dalam sanitasi lingkungan,, 7,5% atau 3 responden kategori kurang baik, 37,5% atau 15 responden kategori cukup dan 55% atau 22 responden kategori baik. Kesimpulan pola personal hygiene pasien skabies sebagian besar masuk kedalam kategori cukup dan sanitasi lingkungan sebagian besar masuk kedalam kategori baik. Disarankan kepada pihak RSUD Cibabat untuk melakukan penyuluhan mengenai kebersihan diri dan sanitasi lingkungan untuk mengurangi faktor penyebab penyakit skabies, yang diharapkan dapat mengurangi angka kejadian penyakit skabies

Creator

Penulis : SANA AMATULLOH KAMILAH
Pembimbing : Dr. Hotma Rumahorbo, SKp., M.Epid
Ketua Penguji : Nandang A.W, SKp., M.Kep.,SP.KMB
Anggota Penguji : Yati Tursini, S.Pd., S.Kep.,Ners.,M.Kes

Publisher

Poltekkes Kemenkes Bandung Jurusan Keperawatan Bandung

Date

2017

Format

pdf

Language

Bahasa Indonesia

Type

KTI Mahasiswa