TINJAUAN KUALITAS FISIK UDARA DI RUANG TAHANAN NARAPIDANA PENDERITA ISPA DI LAPAS KLAS II A BANCEUY KOTA BANDUNG

Cover.pdf
Abstrak.pdf
BAB 1.pdf
BAB 5.pdf
Lembar Persetujuan Pembimbing.pdf
Lembar Persetujuan Penguji.pdf

Dublin Core

Title

TINJAUAN KUALITAS FISIK UDARA DI RUANG TAHANAN NARAPIDANA PENDERITA ISPA DI LAPAS KLAS II A BANCEUY KOTA BANDUNG

Subject

Lapas, Kualitas Fisik Udara, ISPA

Description

Kepadatan hunian di penjara dapat berdampak pada kesehatan narapidana. Keadaan sel yang sesak menyebabkan akses ke udara segar semakin terbatas, dimana udara merupakan komponen utama dalam penyebaran penyakit ISPA. ISPA merupakan penyakit berbasis lingkungan yang sering tercatat dalam daftar 10 penyakit terbanyak di poliklinik Lapas Klas II A Banceuy. Pada bulan Januari 2019 tercatat sebanyak 110 narapidana menderita ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas suhu, kelembapan, pencahayaan dan kepadatan hunian di dalam ruang tahanan serta untuk mengetahui tingkat pengetahuan narapidana tentang kualitas penyakit ISPA dan fisik udara serta aspek sikap narapidana mengenai pencegahan penyakit ISPA. Penelitan ini merupakan penelitian deskriptif, dimana populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ruang tahanan dan seluruh narapidana di Lapas Klas II A Banceuy. Teknik dalam pengambilan sampel penelitian ini menggunakan cara purposive sampling dengan sampel ruangan sebanyak 27 ruangan dan 27 responden. Dari hasil pengukuran kualitas fisik udara di 27 ruang narapidana penderita ISPA, diketahui 100% kualitas suhu udara ruang tidak memenuhi syarat, 74,1% kualitas kelembapan udara memenuhi syarat, 77,8% pencahayaan alami ruangan memenuhi syarat, dan 100% kepadatan hunian tidak memenuhi syarat. Sedangkan 74,1%. tingkat pengetahuan responden tentang kualitas fisik udara dan penyakit ISPA memiliki kategori baik, dan 51,9% sikap responden memiliki kategori sangat setuju terhadap pencegahan penyakit ISPA. Saran untuk narapidana agar dapat diberikan penyuluhan mengenai faktor risiko kualitas fisik udara terhadap kejadian penyakit ISPA dan untuk Lapas Klas II A Banceuy agar dapat memamksimalkan fungsi ventilasi buatan seperti jendela dan pintu di dalam ruang tahanan agar pertukaran udara menjadi lancar sehingga suhu udara dalam ruangan dapat terjaga dan cahaya matahari dapat masuk ke dalam ruang tahanan.

Creator

MUHAMAD RIYADI /NIM. P17333116040

Publisher

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANDUNG
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN

Date

2019

Contributor

Ketua Sidang : Achmad Taufik, SKM., M.M.Kes.
Pembimbing : Nia Yuniarti Hasan S.ST., MT.
Penguji I : Agus Somad Saputra, SE., M. Kes.
Penguji II : Nia Yuniarti Hasan S.ST., MT.

Format

PDF

Language

Indonesia

Type

KTI