PERSEPSI SANTRIWATI SMP TENTANG CARA MEMELIHARA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI PONDOK PESANTREN PEMBANGUNAN SUMUR BANDUNG KECAMATAN CILILIN KABUPATEN BANDUNG BARAT = PERCEPTION OF SANTRIWATI JUNIOR HIGH SCHOOL ABOUT HOW TO MAINTAIN DENTAL AND ORAL HEALTH CARE IN PONDOK PESANTREN PEMBANGUNAN SUMUR BANDUNG KECAMATAN CILILIN KABUPATEN BANDUNG BARAT

Dublin Core

Title

PERSEPSI SANTRIWATI SMP TENTANG CARA MEMELIHARA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI PONDOK PESANTREN PEMBANGUNAN SUMUR BANDUNG KECAMATAN CILILIN KABUPATEN BANDUNG BARAT = PERCEPTION OF SANTRIWATI JUNIOR HIGH SCHOOL ABOUT HOW TO MAINTAIN DENTAL AND ORAL HEALTH CARE IN PONDOK PESANTREN PEMBANGUNAN SUMUR BANDUNG KECAMATAN CILILIN KABUPATEN BANDUNG BARAT

Subject

PERSEPSI
PERILAKU
PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Description

Perilaku memelihara kesehatan adalah perilaku atau usaha-usaha untuk memelihara atau menjaga kesehatan agar tidak sakit dan usaha untuk penyembuhan bilamana sakit. Perilaku pemeliharaan kesehatan terdiri dari tiga aspek, yaitu perilaku pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, gizi (makanan) dan minuman. Dimana hal tersebut dapat dipengaruhi oleh persepsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi santriwati SMP tentang cara memelihara kesehatan gigi dan mulut di P3SB Cililin. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, sampel dalam penelitian ini sebanyak 9 orang. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara mendalam kepada respoden, ketua kelas, dan kepala asrama. Hasil penelitian didapatkan bahwa persepsi santriwati SMP tentang cara memelihara kesehatan gigi dan mulut masih kurang. Persepsi santriwati tentang teknik menyikat gigi cenderung hanya merujuk kepada satu teknik saja yaitu teknik sirkuler. Untuk persepsi frekuensi dan waktu menyikat gigi, pola makan, dan pentingnya kontrol ke klinik gigi responden mempersepsikan sudah sesuai teori. Sedangkan untuk persepsi tentang pemberian fluor belum sesuai dengan pengertian pemberian fluor yang dimaksud dalam penelitian ini. Hanya satu responden yang mengetahui apa itu fluor tetapi tidak mengetahui manfaat fluor sedangkan responden lainnya tidak mengetahui apa itu fluor, termasuk ketua kelas dan kepala asrama.

Creator

PENULIS :LENI MEILANI RUSWANA;
PEMBIMBING : TRI WIDYASTUTI, S.KM, M.EPID;
PENGUJI 1 : DENDEN RIDWAN C, MDSC;
PENGUJI 2 : DERU MARAH LAUT, M.KES

Publisher

POLITEKNIK KESEHATAN BANDUNG
JURUSAN KEPERAWATAN GIGI

Date

2017

Format

PDF

Language

BAHASA INDONESIA

Type

KTI/STUDENT RESEARCH