GAMBARAN PERBEDAAN STATUS KESEHATAN GIGI DAN MULUT KELAS V SDN LUGINASARI 1 KOTA BANDUNG DENGAN SDN KASOMALANG 8 KABUPATEN SUBANG = OVERVIEW DIFFERENCE ORAL HEALTH STATUS CLASS V SDN LUGINASARI 1 BANDUNG WITH KASOMALANG SDN 8 DISTRICTS SUBANG

Dublin Core

Title

GAMBARAN PERBEDAAN STATUS KESEHATAN GIGI DAN MULUT KELAS V SDN LUGINASARI 1 KOTA BANDUNG DENGAN SDN KASOMALANG 8 KABUPATEN SUBANG = OVERVIEW DIFFERENCE ORAL HEALTH STATUS CLASS V SDN LUGINASARI 1 BANDUNG WITH KASOMALANG SDN 8 DISTRICTS SUBANG

Subject

STATUS KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Description

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan secara keseluruhan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang dan menjadi
perhatian penting dalam pembangunan kesehatan penduduk Indonesia maupun negara-negara berkembang. Kesadaran terhadap kebersihan mulut pada anak-anak sangat rendah yang diakibatkan karena kurangnya pendidikan dan kemampuan anakanak dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Metode penelitian : jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, Penelitian ini dilakukan secara Total sampling pada siswa kelas V SDN Luginasari 1 Kota Bandung dengan SDN Kasomalang Kabupaten Subang sebanyak 46 responden, pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan langsung kepada responden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perbedaan status kesehatan gigi dan mulut kelas V SDN Luginasari 1 Kota Bandung dengan SDN Kasomalang 8 Kabupaten Subang. Penelitian ini dilakukan terhadap 46 responden, 23
responden SDN Luginasari 1 Kota Bandung dan 23 responden SDN KasomalangKabupaten Subang diambil dengan teknik total sampling. Data diolah dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian pada SDN Luginasari 1 Kota Bandung indeks kebersihan gigi dan mulut kriteria baik 52,18%, rata – rata def-t menurut WHO 1,57 (rendah), rata – rata DMF-T menurut WHO 1,87 (rendah), prevalensi gingivitis 47,83%, dan prevalensi karies aktif 78,27% dan SDN Kasomalang 8 Kabupaten Subang kebersihan gigi dan mulut kriteria baik 60,86%, rata – rata def-t menurut WHO 1,83 (rendah), rata – rata DMF-T menurut WHO 0,79 (sangat rendah), prevalensi gingivitis 39,14%, prevalensi karies aktif 86,96%.

Creator

PENGARANG : MUHAMAD AGUSTIAN SUPARI ; PEMBIMBING :Tri Widyastuti, M.Epid ; PENGUJI 1 : Deru Marah Laut, M.Kes ; PENGUJI 2 : drg. Eliza Herijulianti, M.Pd


Publisher

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN BANDUNG
JURUSAN KEPERAWATAN GIGI BANDUNG

Date

12/10/2016

Contributor

AGUS SURYANA, S.SOS

Language

BAHASA INDONESIA

Document Viewer