PENGARUH SUPLEMENTASI ZINC DAN PENYULUHAN
TERHADAP STATUS GIZI REMAJA USIA 13-15 TAHUN
DI MADRASAH TSANAWIYYAH PERSIS CIGANITRI DAN MADRASAH TSANAWIYYAH AL-ISLAH KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2018

ABSTRAK.pdf
COVER.pdf
BAB V.pdf

Dublin Core

Title

PENGARUH SUPLEMENTASI ZINC DAN PENYULUHAN
TERHADAP STATUS GIZI REMAJA USIA 13-15 TAHUN
DI MADRASAH TSANAWIYYAH PERSIS CIGANITRI DAN MADRASAH TSANAWIYYAH AL-ISLAH KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2018

Subject

Suplementasi zinc, penyuluhan, TB/U, IMT/U

Description

Zinc adalah mikromineral yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan. Asupan zinc pada remaja usia 13-15 tahun masih kurang dari angka kecukupan gizi dengan rata-rata asupan 5-6 mg/hari padahal kebutuhan pada remaja yaitu 16-18 mg/hari. Penelitian ini memberikan 20 mg tablet zinc dengan tujuan untuk melihat pengaruh suplementasi zinc dan penyuluhan terhadap status gizi remaja usia 13-15 tahun. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimental with control group pre-post test design dengan kriteria sampel yang memilki z-score TB/U <1.00 SD. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 45 orang dengan dua kelompok perlakuan. Kelompok intervensi diberikan tablet zinc 20 mg sebanyak 2 kali seminggu dan penyuluhan 2 kali selama 12 minggu. Sedangkan kelompok kontrol hanya diberikan 2 kali penyuluhan selama 12 minggu. Data karakteristik sampel diperoleh dengan wawancara, data tinggi badan dan berat badan diperoleh dengan pengukuran secara langsung sedangkan data asupan protein dan zinc diperoleh dengan recall 24 jam. Hasil penelitian menunjukan rata nilai z-score TB/U setelah perlakuan pada kelompok intervensi -1.71 SD sedangkan pada kelompok kontrol -1.07 SD. Nilai rata-rata z-score IMT/U setelah diberi pelakuan pada kelompok intervensi 0.33 SD sedangkan pada kelompok kontrol 0.05 SD. Tidak terdapat perbedaan peningkatan nilai z-score TB/U dan IMT/U antara kelompok intervesi dan kelompok kontrol dengan nilai p=0.130 dan p=0.643. Sebaiknya pada remaja usia 13-15 tahun mengonsumsi sumber makanan tinggi zinc yang bersumber dari sumber makanan yang berprotein tinggi, serealia, sayur serta buah-buahan.



Creator

ADILA FADHILATUNNISA/ NIM : P17331117466

Publisher

Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Bandung

Date

2018

Format

PDF

Language

Indonesia

Type

Skripsi

Document Viewer

Click below to view a document.